3 Alasan Timnas Indonesia Perlu Naturalisasi Kevin Diks yang Tampil di Liga Champions

Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Kevin Diks, menjadi salah satu nama yang paling layak untuk segera dinaturalisasi PSSI agar bisa menjadi amunisi baru Timnas Indonesia.

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Minggu, 24 September 2023 | 18:00 WIB
Kevin Diks sukses bawa FC Copenhagen lolos ke putaran final Liga Champions 2022/2023. (Instagram)

Kevin Diks sukses bawa FC Copenhagen lolos ke putaran final Liga Champions 2022/2023. (Instagram)

Bolatimes.com - Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Kevin Diks, kembali ramai disorot netizen agar segera dinaturalisasi guna membela Timnas Indonesia.

Setidaknya, ada sejumlah alasan yang membuat Timnas Indonesia bakal mendapat keuntungan apabila memproses naturalisasi Kevin Diks. Alasan inilah yang mesti dipertimbangkan oleh PSSI agar segera mengeksekusinya.

Pemain berdarah Maluku ini sebetulnya sempat dihubungi PSSI untuk menjalani proses naturalisasi. Saat itu, nama-nama lain yang muncul ialah Mees Hilgers, Tijjani Reijnders, hingga Ragnar Oratmangoen.

Namun, akhirnya hanya Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat saja yang benar-benar diproses untuk mendapatkan status sebagai WNI. Sebetulnya, Kevin Diks juga layak mendapatkan hal serupa.

Berikut Bolatimes.com menyajikan tiga alasan yang membuat Timnas Indonesia seharusnya segera menaturalisasi Kevin Diks.

1. Masih Usia Emas

Salah satu hal yang membuat PSSI harus segera menaturalisasi Kevin Diks ialah pemain kelahiran Belanda ini sedang dalam masa-masa keemasannya di dunia sepak bola.

Sebab, Kevin Diks berusia 26 tahun, sehingga dalam waktu dekat ini dia akan mulai mencapai masa-masa keemasan karier pesepak bola. 

Dengan usia itu, Kevin Diks juga masih punya peluang yang panjang untuk memperkuat Timnas Indonesia selama beberapa tahun ke depan.

2. Rekam Jejak Bersama Klub Elite

Selama berkarier di Eropa, Kevin Diks juga punya pengalaman yang mentereng. Dia sudah sering bermain bersama klub-klub elite, tak hanya di Belanda, tetapi juga Italia.

Di Belanda, dia bermain bersama Vitesse hingga Feyenoord Rotterdam. Saat bergeser ke Italia, dia bermain untuk Fiorentina dan Empoli. Tentu saja ini adalah catatan yang sangat bagus baginya.

Sebab, pengalaman ini akan sangat berharga bagi Timnas Indonesia. Para pemain lain bisa belajar banyak darinya.

3. Sudah Tampil di Liga Champions

Bersama klubnya musim ini, FC Copenhagen, Kevin Diks menjadi salah satu pemain andalan. Tak hanya tampil di kompetisi domestik, dia juga membantu timnya untuk tampil di level Liga Champions.

Sebelumnya, Kevin Diks sukses membantu FC Copenhagen lolos dari babak kualifikasi Liga Champions. Di kejuaraan antarklub paling elite di Eropa ini, dia sudah merasakan menit bermain.

Momen itu tepatnya terjadi ketiak FC Copenhagen bertandang ke markas Galatasaray. Ketika itu, Kevin Diks bermain penuh selama 2x45 menit dan membawa satu poin dari kandang lawan.

Kontributor: M Faiz Alfarizie
Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak