Eks Kode Etik FIFA soal Polemik JIS: Stadion Itu Seharusnya untuk Persija

Eks Anggota Komite Etik FIFA turut buka suara soal polemik JIS

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Selasa, 11 Juli 2023 | 13:42 WIB
Suasana pencahayaan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (11/12/2021). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Suasana pencahayaan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (11/12/2021). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Bolatimes.com - Polemik terkait Stadion Internasional Jakarta atau JIS masih terus menjadi pembicaraan. Topik ini kemudian ramai didebatkan dalam acara Indonesia Lawyers Club.

Berawal dari pernyataan menteri PUPR pasca melakukan kunjungan bersama menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI (4/7) yang menyatakan bahwa rumput JIS tidak sesuai dengan standar FIFA.

JIS masuk dalam daftar stadion yang dijadikan opsi untuk gelaran piala dunia U-17. Indonesia sebagai tuan rumah tentu ingin memberikan pelayanan terbaik, salah satunya terkait venue.

Baca Juga: Heboh Pelemik JIS, Bung Ferry: Kami Jakmania yang Paling Lama Teriak Ingin Stadion

Jika kita tarik ke belakang, semula JIS dibangun karena adanya permintaan dari suporter sepak bola Jakarta (Jakmania) yang sudah lama menginginkan stadion sepakbola.

Maka dibangunlah JIS oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, untuk menjawab permintaan Jakmania.

Eks Anggota Komite Etik FIFA, Dali Tahir, pun sepakat jika JIS harus segara diverifikasi untuk kepentingan Persija. Dali Tahir melihat Persija adalah tim bersejarah yang banyak melahirkan pemain-pemain nasional.

Baca Juga: Pemain Abroad Terlambat Gabung TC Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Ungkap Sebabnya

Dali Tahir pun menilai Persija merupakan tim sepak bola yang memiliki basis supporter yang sangat banyak. Sehingga kenyamanan dan keamanan pendukungnya harus sangat diperhatikan. 

"Persija ini patut diperhatikan, karena Persija merupakan tim bersejarah," kata Dali Tahir.

"Sekarang mereka (Persija) ini seperti domba yang tidak punya tempat untuk bermalam. Sedangkan potensi fansclub-nya Persija itu sangat fantastic. JIS itu buat Persija seharusnya, itu saja," imbuhnya.

Baca Juga: Diparkir Pelatih Jeonnam Dragons Hingga Menit 88, Asnawi Mangkualam Langsung Jadi Pembeda

(Suara.com/M. Nurdin)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak