3 Kerugian Timnas Indonesia U-20 seusai Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Timnas Indonesia U-20 menjadi korban batalnya Piala Dunia

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Kamis, 30 Maret 2023 | 14:05 WIB
Pesepakbola Timnas Indonesia U-19, Zanadin Fariz (tengah) menangis usai timnya tersingkir di fase grup Piala AFF U-19 2022. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah]

Pesepakbola Timnas Indonesia U-19, Zanadin Fariz (tengah) menangis usai timnya tersingkir di fase grup Piala AFF U-19 2022. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah]

Bolatimes.com - Para pemain Timnas Indonesia U-20 menjadi salah satu pihak yang mendapatkan pukulan telak karena batalnya status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 2023.

Pembatalan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 juga berarti bahwa Timnas Indonesia U-20 tidak bisa berpartisipasi pada kejuaraan ini.

"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” bunyi pernyataan resmi dari FIFA.

Baca Juga: Piala Dunia U-20 2023 Batal Digelar di Indonesia, Persija Jakarta Beri Pesan Menyentuh

Para pemain Timnas Indonesia U-20 tentu menjadi salah satu pihak yang paling menanggung kecewa dan derita karena berita pembatalan ini. Mereka juga dibayangi kerugian besar.

Berikut Bolatimes.com menyajikan tiga kerugian besar yang dialami Timnas Indonesia U-20 setelah batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

1. Pengorbanan dan Perjuangan Sia-Sia

Baca Juga: Breaking News! Gantikan Peru, Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023?

Timnas Indonesia U-20 sebetulnya sudah melewati masa persiapan yang panjang untuk menghadapi gelaran Piala Dunia U-20 2023.

Momen ini setidaknya harus melibatkan dua kelompok Timnas Indonesia U-20, yakni era Pratama Arhan pada medio 2020-2021 hingga era Marselino Ferdinan 2022-2023.

Sayangnya, perjuangan para pemain ini untuk berlatih keras agar bisa tampil mengesankan di Piala Dunia U-20 2023 seperti sia-sia.

Baca Juga: Meski Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Satu Pemain Keturunan Tetap Ingin Dinaturalisasi

Padahal, mereka sudah bertahun-tahun disiapkan oleh Shin Tae-yong, termasuk menggelar TC luar negeri, demi tampil di Piala Dunia U-20 2023.

2. Tak Bisa Bertemu Pemain Dunia

Gelaran Piala Dunia U-20 selalu menjadi salah satu ajang bagi para pesepak bola muda dari berbagai belahan dunia untuk membuktikan bakatnya.

Baca Juga: Argentina Bakal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Lionel Messi Ikut Lakukan Hal Ini

Jika Timnas Indonesia U-20 batal menjadi tuan rumah dan status keikutsertaannya dicabut, maka para pemain tak bisa mendapat kesempatan untuk berjumpa pemain dunia di Piala Dunia U-20 2023.

Padahal, mereka bisa mendapatkan pengalaman berharga di kejuaraan ini. Bertanding melawan pemain-pemain muda level dunia bisa ikut meningkatkan pengalaman dan level permainan skuad Garuda Muda.

3. Para Pemain Kehilangan Batu Loncatan

Dengan batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, para pemain Timnas Indonesia U-20 akan kehilangan momentum terpenting dalam kariernya.

Pasalnya, tampil di Piala Dunia U-20 2023 bakal menjadi kesempatan berharga bagi para pemain Timnas Indonesia U-20 untuk mencuri perhatian di panggung dunia.

Oleh sebab itu, kesempatan ini akan membuka peluang bagi para pemain Timnas Indonesia U-20 untuk dipantau bakatnya oleh klub-klub luar negeri.

Namun, karena gagal tampil di Piala Dunia U-20 2023, para pemain Timnas Indonesia U-20 harus gigit jari karena kehilangan salah satu batu lompatan terbesar dalam kariernya.

Kontributor: M Faiz Alfarizie
Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak