Liga 2 Disetop, Bos FC Bekasi City Kapok Investasi di Sepak Bola Indonesia

Bos FC Bekasi City pasrah Liga 2 dihentikan.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Kamis, 09 Februari 2023 | 13:29 WIB
Gaya Atta Halilintar saat bermain sepak bola di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10). [Suara.com/Alfian Winanto]

Gaya Atta Halilintar saat bermain sepak bola di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bolatimes.com - Bos FC Bekasi City Atta Halilintar mengisyaratkan dirinya kapok berbisnis di sepak bola Indonesia menyusul Liga 2 2022/2023 yang dihentikan.

Atta Halilintar pasrah dengan kebijakan penghentian Liga 2 2023/2023, karena dia merasa juga tidak bisa berbuat banyak.

"Ya mau gimana," ujar Atta Halilintar, ditemui Suara.com --jaringan Bolatimes.com-- di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).

Atta Halilintar bahkan sudah memberi sinyal untuk tidak berinvestasi lagi di industri sepak bola Tanah Air gara-gara kebijakan penghentian liga secara sepihak.

"Lumayan, lumayan kapok," tuturnya.

Hanya saja untuk gelaran kompetisi musim ini, Atta Halilintar masih menaruh harapan besar kepada PSSI guna melanjutkan Liga 2.

"Ya semoga cepat berjalan lagi Liga 2," kata suami Aurel Hermansyah tersebut.

Atta Halilintar memang jadi salah satu petinggi klub peserta Liga 2 yang cukup vokal dalam menentang kebijakan penghentian kompetisi.

Di media sosial, dia sempat mengunggah ulang tulisan pandit yang menghendaki kompetisi Liga 2 dan Liga 3 dilanjutkan.

Atta Halilintar juga mendukung perombakan penuh dalam tubuh PSSI lewat suara yang diberikan kepada salah satu calon Ketua Umum, Erick Thohir.

"Selama ini kan tidak jelas mau dibawa ke mana, bagaimana bisnisnya. Belum lagi kepastian soal kompetisi yang bisa sewaktu-waktu berhenti," ucap Atta Halilintar beberapa waktu lalu.

"Saya menaruh harapan terhadap Pak Erick. Sudah waktunya PSSI punya pemimpin yang bersih, profesional dan punya visi luas. Agar potensi sepak bola nasional yang besar bisa melahirkan prestasi tinggi," sambungnya.

(Suara.com/Adiyoga Priambodo)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak