Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Ferli Hidayat dan 9 Polisi Resmi Dicopot dari Jabatannya

Kapolri mencopot Ferli Hidayat dan 9 anggota Brimob dari jabatannya.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Selasa, 04 Oktober 2022 | 06:13 WIB
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat pada saat memberikan keterangan kepada media, di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (ANTARA/HO-Humas Polres Malang)

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat pada saat memberikan keterangan kepada media, di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (ANTARA/HO-Humas Polres Malang)

Bolatimes.com - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat resmi dicopot dari jabatannya buntut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 187 suporter. Kabar ini disampaikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Saat menggelar konferensi pers di Polres Malang, Senin (3/10/2022) malam, ia menyampaikan beberapa hal. Salah satunya terkait penonaktifan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, sesuai keputusan Kapolri.

"Memutuskan berdasarkan surat telegram nomor ST/2098/X/KEP/2022 menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat SH SIK MH dimutasikan sebagai pamen SSDM Polri dan digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya," ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Tegaskan Tak Jual Tiket Melebihi Kapasitas Stadion

Sesuai perintah Kapolri, lanjutnya, Kapolda Jatim juga melakukan langkah yang sama. Yakni melakukan penonaktifan jabatan Komandan batalyon (Danyon), Komandan Kompi (Danki) dan Komandan Pleton (Danton) Brimob sebanyak 9 orang.

Rinciannya yakni, Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo SIK, Danki AKP Has Darman, Danton Aiptu Solikin, Aiptu M Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danki AKP Untung, Danton AKP Danang, Danton AKP Nanang, Danton Aiptu Budi.

"Semuanya masih dalam proses pemeriksaan oleh tim malam hari ini," lanjutnya.

Baca Juga: Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Timnas Indonesia U-16 Pesta Gol, UEA Susah Payah Kalahkan Palestina

Diberitakan sebelumnya, tragedi Kanjuruhan terjadi selepas Arema kalah 2-3 dari Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam. Sejumlah suporter Arema merangsek masuk ke dalam lapangan setelah pertandingan.

Petugas pengamanan melakukan upaya pencegahan dengan pengalihan agar para suporter tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain, ofisial tim, maupun perangkat pertandingan. Namun, kepolisian bertindak jauh dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Berdasarkan data terkini, lebih dari 187 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Data Kementerian PPPA hingga Minggu pagi menyatakan, terdapat 17 anak berusia 12-17 tahun yang menjadi korban kejadian itu.

Baca Juga: Klasemen Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Indonesia Bantai Guam 14-0, tapi Belum Geser UEA di Posisi Puncak

(Kontributor: Fisca Tanjung)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak