Direktur RS Saiful Anwar Ungkap Penyebab Korban Meninggal di Tragedi Kanjuruhan

Ini penjelasan Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar Malang dr. Kohar Santoso mengenai penyebabnya tewasnya suporter usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:41 WIB
Suasana crisis center tragedi Kanjuruhan, di Balai Kota Malang. [Aziz Ramadani]

Suasana crisis center tragedi Kanjuruhan, di Balai Kota Malang. [Aziz Ramadani]

Bolatimes.com - Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, dr. Kohar Santoso mengungkap penyebab korban meninggal akibat Tragedi Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dijelaskannya, berdasarkan 17 jenazah yang diterima Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, mayoritas korban meninggal akibat trauma pada bagian kepala dan dada.

"Trauma di kepala dan dada karena terinjak. Berdesakan, terjatuh lalu (terinjak) tertekan dadanya,' kata dia, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga: Berduka atas Tragedi Kerusuhan, Aremania Gelar Tabur Bunga di Stadion Kanjuruhan

Hingga saat ini, total ada 8 korban yang menjalani perawatan.

"Empat korban luka ringan dan empat luka berat," sambung dia.

Ia melanjutkan, 17 jenazah telah proses identifikasi berdasarkan sidik jari. Selanjutnya dimandikan dan pengafanan.

Baca Juga: Larang Gas Air Mata, Ini Regulasi FIFA untuk Antisipasi Invasi Suporter Masuk ke Lapangan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, meski telah teridentifikasi, masih perlu verifikasi dengan pihak keluarga korban.

"Kerja cepat antar rumah sakit di Malang luar biasa, tadi sudah rapat dan mencarikan solusi untuk tindakan sesuai tingkat luka," kata dia.

"Kita akan maksimalkan penanganan korban," imbuhnya.

Baca Juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Terus Bertambah, Kini Capai 187 Orang

Disinggung mengenai jumlah total korban, Khofifah menyatakan masih terus melakukan sinkronisasi.

"Data yang sudah tersinkronkan 129 meninggal dunia, pada jam 9.30 pagi tadi, Tapi masih akan menyinkronkan," jelasnya.

(Kontributor: Aziz Ramadani)

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: YLBHI Minta Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Korban Jiwa

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak