Perbandingan Gaji Shin Tae-yong vs Park Hang-seo, Siapa Lebih Besar?

Park Hang-seo ngiler ngga tuh lihat gaji Shin Tae-yong

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Selasa, 27 September 2022 | 10:02 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan pelatih Vietnam Park Hang-seo. (kolase ist/bongda.vn)

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan pelatih Vietnam Park Hang-seo. (kolase ist/bongda.vn)

Bolatimes.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapatkan gaji yang lebih besar jika dibandingkan dengan kompatriotnya yang kini melatih timnas Vietnam, Park Hang-seo.

Secara perbandingan, PSSI harus mengeluarkan dana yang cukup besar kepada Shin Tae-yong selama melatih timnas Indonesia di berbagai kelompok usia, mulai dari U-19, U-23, hingga senior.

Angka yang diterima Shin Tae-yong memang relatif lebih besar apabila dibandingkan dengan nominal yang diterima Park Hang-seo sebagai pelatih timnas Vietnam.

PSSI memang belum pernah merilis secara resmi biaya yang dikeluarkan setiap bulannya untuk membayar upah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Namun, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pernah membocorkan nominalnya. Hal itu dikatakan Iwan Bule ketika menjalani sesi wawancara di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier.

“Per bulan Rp2 miliar,” kata Mochamad Iriawan kepada Deddy Corbuzier di siniar “Close The Door” pada Medio 19 Januari 2022.

Namun demikian, ia menyebut bahwa angka tersebut dibayarkan PSSI untuk keseluruhan, yakni termasuk gaji Shin Tae-yong dan para asistennya.

Iwan Bule mengatakan, uang tersebut juga belum termasuk fasilitas yang harus disediakan oleh pihak federasi untuk menunjang kehidupan para pelatih timnas Indonesia.

Sebab, Shin Tae-yong dan para asistennya juga berhak mendapatkan tempat tinggal dan transportasi selama tinggal di Indonesia.

“Itu di luar apartemen, kendaraan, dan sebagainya. Kalau dia (Shin Tae-yong), (gajinya) Rp1,1 miliar lah,” ujar mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Angka tersebut sebelumnya juga pernah disorot oleh media Vietnam, Danviet. Menurut laporan yang diperoleh media tersebut, Shin Tae-yong menerima gaji sebesar satu juta dollar AS.

Jumlah biaya yang dikeluarkan PSSI itu setara dengan angka Rp14,2 miliar per tahun atau Rp1,1 miliar per bulannya

Dengan gaji sebesar Rp1,1 miliar yang diterima setiap bulannya, maka Shin Tae-yong menerima upah yang lebih besar ketimbang kompatriotnya, Park Hang-seo.

Dikutip dari media Vietnam, Tuoitrenews.vn, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) harus mengeluarkan uang sebesar 50.000 dolar AS atau setara dengan Rp709 juta per bulan untuk menggaji Park Hang-seo.

Selain gaji pokok dengan nominal tersebut, VFF juga harus menyediakan sejumlah tunjangan, mulai dari mobil pribadi, tempat tinggal pribadi, dan tiket pesawat Vietnam-Korea Selatan.

Kontributor: Muh Adif Setyawan
Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak