3 Alasan PSM Makassar Bisa Kalahkan Kuala Lumpur City FC di Final Piala AFC 2022 Zona ASEAN

PSM Makassar akan menghadapi Kuala Lumpur City FC di final Piala AFC 2022 zona ASEAN malam ini.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Rabu, 24 Agustus 2022 | 10:42 WIB
Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kedua kanan) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Kedah Darul Aman Malaysia saat pertandingan Semifinal zona ASEAN Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kedua kanan) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Kedah Darul Aman Malaysia saat pertandingan Semifinal zona ASEAN Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Bolatimes.com - Berikut deretan alasan mengapa PSM Makassar bisa mengalahkan Kuala Lumpur City FC di final Piala AFC 2022 zona Asia Tenggara atau ASEAN.

PSM Makassar akan kembali membawa nama Indonesia di kancah internasional kala bersua Kuala Lumpur City FC di final Piala AFC 2022 zona ASEAN, Rabu (24/8).

Dalam duel ini, tim berjuluk Juku Eja itu akan mencoba mengharumkan sepak bola Indonesia untuk menjuarai Piala AFC 2022 zona ASEAN sekaligus memuluskan langkahnya ke Playoff semifinal antar zona.

Baca Juga: Ricky Kambuaya usai Baikan dengan Nadeo Argawinata: Di Lapangan Lawan, Tapi di Luar Kawan

Namun dalam menyambut duel ini, PSM Makassar tengah diterpa beragam kesulitan. Salah satunya adalah soal kondisi pemain.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menyebutkan anak asuhnya tengah kelelahan karena jadwal padat jelang duel bersejarah kontra Kuala Lumpur City FC.

Pasalnya, PSM Makassar belum lama ini melakoni partai Liga 1 2022/2023, tepatnya pada 20 Agustus lalu. Sedangkan laga kontra Kuala Lumpur City FC harus berlangsung 4 hari kemudian.

Baca Juga: Comeback, Kevin/Marcus ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2022 usai Hajar Wakil Republik Ceko

Selain kelelahan, PSM Makassar juga diterpa kesulitan, usai dua penggawa andalannya, yakni Yuran Fernandes dan Agung Mannan harus absen.

Kedua pilar di lini pertahanan PSM Makassar ini harus absen akibat akumulasi kartu yang diterima keduanya pasca mengalahkan Kedah Darul Aman FC.

Meski demikian, ada beberapa alasan mengapa PSM Makassar bisa mengalahkan Kuala Lumpur City FC dan mengharumkan sepak bola Indonesia di kancah AFC.

Baca Juga: Klaim Casemiro Cocok di Liga Inggris, Raphael Varane: Dia Pejuang

Apa saja alasan tersebut?

1. Rekor Apik Kontra Klub Malaysia

Menyambut duel kontra Kuala Lumpur City FC, PSM Makassar punya rekor mentereng atas klub-klub Malaysia di ajang ini.

Baca Juga: UEFA Rilis 10 Klub yang Terancam Sanksi akibat Langgar Aturan Financial Fair Play, Ada PSG hingga Barcelona

Kuala Lumpur City FC sendiri bukanlah lawan yang asing bagi PSM Makassar. Sebab, keduanya pernah bertemu di fase grup Piala AFC 2022 zona ASEAN dan menghasilkan hasil imbang 0-0.

PSM Makassar pun tak asing dengan lawan dari Malaysia, mengingat Juku Eja mampu mengalahkan Kedah Darul Aman FC di babak semifinal.

2. Rekor Tak Terkalahkan

PSM Makassar datang ke Kuala Lumpur dengan catatan yang mentereng, yakni tak terkalahkan di enam laga terakhirnya di segala ajang.

Di kancah Liga 1, PSM Makassar belum terkalahkan sama sekali, dengan mengantongi 4 kemenangan dan 1 hasil imbang dari 5 laga.

Sedangkan di Piala AFC 2022, PSM Makassar juga belum terkalahkan hingga babak final, usai mengantongi 2 kemenangan dan 1 hasil imbang.

3. Motivasi Tembus Piala AFC 2022

PSM Makassar punya motivasi besar dalam duel melawan Kuala Lumpur City FC, yakni mencetak sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang lolos ke Piala AFC 2022 antar zona.

Sejauh ini, PSM Makassar telah menciptakan sejarah bagi klub Indonesia dengan lolos final Piala AFC 2022 zona ASEAN.

Tentu langkah ini tak mau diakhiri begitu saja oleh PSM Makassar yang berambisi bisa menembus Piala AFC 2022 antar zona, dan bahkan menjuarai ajang tersebut.

Kontributor: Felix Indrajaya
Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak