4 Pemain Keturunan yang Nasibnya Apes usai Tolak Bela Timnas Indonesia

4 pemain keturunan ini bernasib apes usai tolak Timnas Indoneisa, siapa saja mereka?

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Senin, 21 Maret 2022 | 10:15 WIB
Pemain keturunan Indonesia, Mees Hilgers. (Instagram/meeshilgerss)

Pemain keturunan Indonesia, Mees Hilgers. (Instagram/meeshilgerss)

Bolatimes.com - Pemain keturunan yang dikabarkan menjadi buruan PSSI untuk dinaturalisasi belakangan ini kian banyak bermunculan.

Tak cuma dicari, ada beberapa pemain keturunan yang secara terang-terangan menyatakan tertarik untuk membela Timnas Indonesia.

Beberapa pemain keturunan bahkan sudah dipastikan bakal membela Timnas Indonesia, seperti Jordi Amat dan Sandy Walsh yang dokumen naturalisasinya segera rampung.

Baca Juga: Tak Bisa Nonton Langsung, Elkan Baggott Beri Selamat ke Bagas/Fikri Juara All England 2022

Namun, ada pula beberapa pemain yang menyatakan menolak untuk membela Timnas Indonesia meski punya garis keturunan Indonesia.

Di antara pemain-pemain keturunan yang menolak membela 'Merah Putih' ini, ada yang bernasib apes. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1. Jayden Oosterwolde

Baca Juga: Dianggap Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Fabio Quartararo Senang

Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde, resmi bergabung Parma. (Twitter/@ParmaCalcio_en)
Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde, resmi bergabung Parma. (Twitter/@ParmaCalcio_en)

Pada tahun 2020 lalu, Yunus Nusi mengumumkan bahwa Jayden Oosterwolde menolak panggilan untuk membela Timnas Indonesia.

Bek yang baru saja pindah ke Parma dari FC Twente tersebut, lebih memilih membela Belanda. Shin Tae-yong sendiri sebelumnya mengungkapan bahwa Jayden adalah salah satu pemain idamannya.

Setelah dipinjamkan ke Parma, bek berusia 20 tahun tersebut justru sangat jarang mendapat kesempatan bermain. Dia baru sekali diturunkan di Serie B dengan lama bermain hanya 31 menit.

Baca Juga: Hasil Undian Semifinal Piala FA: Manchester City vs Liverpool, Chelsea vs Crystal Palace

2. Kevin Diks

Kevin Diks resmi bergabung klub raksasa Denmark, FC Copenhagen. (Dok. FC Copenhagen)
Kevin Diks resmi bergabung klub raksasa Denmark, FC Copenhagen. (Dok. FC Copenhagen)

Sama seperti Jayden Oosterwolde, Kevin Diks yang saat ini membela FC Copenhagen batal dinaturalisasi karena orang tuanya tidak memberikan restu.

Ada keterangan lain yang menyebutkan bahwa batalnya naturalisasi Kevin Diks karena memiliki posisi yang sama dengan Sandy Walsh, sebagai fullback kanan.

Baca Juga: AHHA PS Pati Berubah Nama Jadi Bekasi FC, Pakai Stadion Patriot Candrabhaga Jadi Kandang

Usai menolak tawaran ini, Kevin Diks tidak lagi menjadi pilihan utama Copenhagen. Meski dia menjadi starter di dua laga terakhir, mereka dikalahkan PSV Eindhoven di leg kedua 16 besar Liga Konferensi Eropa.

3. Emil Audero Mulyadi

Kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi tampil di Liga Italia. [Miguel MEDINA / AFP]
Kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi tampil di Liga Italia. [Miguel MEDINA / AFP]

PSSI disebut menarik undur proses naturalisasi Emil Audero. Dikatakan bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut seolah mengulur waktu dalam proses menjadi WNI.

Penampilan Emil Audero tidak terlalu apik setelah itu. Di enam laga terakhir Sampdoria, Emil cuma menjadi kiper cadangan.

4. Mees Hilgers

Pemain keturunan Indonesia yang bermain di FC Twente, Mees Hilgers. (Instagram/meeshilgerss)
Pemain keturunan Indonesia yang bermain di FC Twente, Mees Hilgers. (Instagram/meeshilgerss)

Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, menyebut bahwa Mees Hilgers tidak jadi dinaturalisasi oleh Indonesia. Padahal, bek FC Twente itu sebelumnya diprediksi bakal bisa bermain buat Timnas Indonesia.

Namun, disebutkan bahwa orang tua Mees Hilgers tidak memberikan restu anaknya menjadi WNI. Pasalnya, Indonesia hanya mengenal paspor tunggal, bukan dwi-kewarganegaraan seperti Belanda. 

Setelah menolak kesempatan ini, Mees Hilgers mengalami cedera paha pada awal Februari lalu. Dia melewatkan cukup banyak pertandingan dan akhirnya tidak dipanggil Timnas Belanda U-21 untuk Kualifikasi Piala Eropa U-21 2023.

(Kontributor: Aditia Rizki)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak