Profil Thoriq Alkatiri, Wasit Indonesia Berlisensi FIFA yang Dipuji Ketum PSSI

Menurut Ketum PSSI, Thoriq Alkatiri adalah role model yang harus ditiru wasit-wasit Indonesia

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Rabu, 09 Maret 2022 | 16:00 WIB
Wasit terbaik Liga 1 2018 Thoriq Alkatiri (kiri) dan COO PT Liga Indonesia Baru Tigorshalom Boboy. (dok.PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)).

Wasit terbaik Liga 1 2018 Thoriq Alkatiri (kiri) dan COO PT Liga Indonesia Baru Tigorshalom Boboy. (dok.PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)).

Bolatimes.com - Nama Thoriq Alkatiri menjadi sosok yang disebut oleh Mochamad Iriawan sebagai wasit teladan untuk wasit-wasit lain di Indonesia.

Bukan tanpa alasan Ketua Umum PSSI ini bicara demikian. Pasalnya, dia baru saja mencak-mencak kepada wasit Liga 3 babak 16 besar Liga 3 saat bertemu secara virtual, Selasa (8/3) kemarin.

Kinerja wasit yang selalu bikin kontroversi jadi alasan utamanya. Sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu pun menyebut wasit Indonesia lainnya harus mencontoh Thoriq Alkatiri.

Baca Juga: Profil Shaun Evans, Wasit Asing yang Pernah Bertugas di Liga 1 tapi Lukai Hati Timnas Indonesia

Thoriq sendiri memang bukan sosok sembarangan di sepak bola Indonesia.  Tidak banyak wasit asal Indonesia yang punya lisensi tinggi dan bisa memimpin laga-laga internasional, baik di level klub atau negara dan salah satu yang memiliki itu adalah Thoriq Alkatiri.

Berikut profil Thoriq Alkatiri:

Profil Thoriq Alkatiri

Baca Juga: 3 Alasan PSSI Butuh Wasit Asing, Demi Tingkatkan Kualitas Pertandingan

Pria dengan nama lengkap Thoriq Munir Alkatiri ini merupakan sosok kelahiran Karawang pada 19 November 1988. 

Pengalaman sebagai seorang pemain sepak bola nyatanya sempat dikecap oleh Thoriq sebelum terjun sebagai wasit. Dia pernah membela kesebelasan Purwakarta di Piala Soeratin U-17.

Cedera membuat harapan menjadi pemain pupus, sehingga Thoriq pada akhirnya mengambil kursus wasit pada 2006. Butuh waktu cukup lama sampai Thoriq akhirnya bisa memimpin laga besar di turnamen akbar.

Baca Juga: Profil Ilija Spasojevic, Striker Naturalisasi Bali United yang Sindir Shin Tae-yong

Debut Thoriq Alkatiri sebagai pengadil di pertandingan divisi teratas Liga Indonesia hadir pada 2012. Saat itu Thoriq terbilang masih sangat muda untuk seorang wasit, 24 tahun, sehingga menjadi wasit paling muda di divisi utama.

Laga perdana yang dipimpin oleh Thoriq Alkatiri di ISL adalah partai antara Persegres vs Persidafon. Untuk pertandingan big match pertama yang dipimpin oleh Thoriq adalah laga antara Seriwijaya FC vs Persisam Samarinda.

Di usianya yang menginjak 25 tahun, Thoriq dipercaya untuk memimpin laga final Piala Gubernur Jatim pada 2013. Di tahun 2014, Thoriq mendapatkan lisensi sebagai wasit dari FIFA.

Baca Juga: Persipura Dikurangi 3 Poin, Berikut Klasemen Terbaru Liga 1 2021/2022

Sejak menjadi wasit berlisensi FIFA, karier Thoriq sebagai pengadil di atas lapangan semakin melejit. Dia menjadi salah satu wasit Indonesia yang akhirnya bisa memimpin laga di Liga Champions Asia.

Selama pandemi melanda Indonesia yang bikin kompetisi terhenti, Thoriq Alkatiri banting setir ke dunia bisnis. Kondisi tanpa kompetisi memang mekasa Thoriq untuk putar otak mendapatkan penghasilan.

Dia berjualan baju gamis pria. Thoriq mengusung merek Shahama yang khusus menjual baju-baju gamis untuk pria. Selain menjualnya secara online, Thoriq bersama rekannya juga membuka toko di daerah Pasar Rebo, Purwakarta.

Selain memimpin pertandingan di Liga 1, Thoriq Alkatiri juga  menjadi pengadil di Piala AFC 2021. Selain Thoriq ada satu lagi wasit berlisensi FIFA asal Indonesia yang  memimpin laga Piala AFC 2021 yaitu Nurhadi Sulchan.

Keduanya bakal bertugas di babak play off dan penyisihan Grup D di Maladewa pada Agustus lalu.

Kontributor: Aditia Rizki

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak