Danny Guthrie, Eks Pemain Newcastle yang Pernah Berkarier di Liga Indonesia

Selama di Liga Indonesia, Danny Guthrie tampil sebanyak 30 pertandingan dengan catatan dua gol dan dua assist

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:42 WIB
Danny Guthrie ketika masih berseragam Newcastle United. (AFP/Paul Ellis)

Danny Guthrie ketika masih berseragam Newcastle United. (AFP/Paul Ellis)

Bolatimes.com - Newcastle United tengah menjadi buah bibir. Itu tidak lepas dari klub tersebut yang kini menjadi tim super kaya raya baru usai dibeli oleh konsorsium asal Arab Saudi yang dimiliki Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman, Public Investment Fund (PIF).

Melansir Independent, PIF dilaporkan memiliki aset senilai sekitar 320 miliar poundsterling atau Rp6.182.734.880.000.000 (Enam kuadriliun seratus delapan puluh dua triliun tujuh ratus tiga puluh empat miliar delapan ratus delapan pulih juta rupiah)!

Aset milik PIF itu bahkan lebih besar daripada Qatar Investment Authority, perusahaan yang pemilik klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) yang punya aset bernilai sekitar 220 miliar pound.

Baca Juga: Newcastle United Jadi Klub Sultan Baru, Kalahkan PSG hingga Manchester City

Berbicara mengenai Newcastle United, ada juga lho pemain eks klub tersebut yang merumput di Liga Indonesia. Dia adalah Danny Guthrie yang diboyong Mitra Kukar pada 2018 silam untuk mengisi status marquee player.

Selama membela Mitra Kukar, mantan pemain Liverpool tersebut tampil sebanyak 30 pertandingan dengan sumbangan dua gol dan dua assist.

Profil Danny Guthrie

Baca Juga: 10 Pemilik Klub Terkaya di Dunia, Bos Baru Newcastle Urutan Pertama

Danny Guthrie merupakan salah satu pemain yang sempat menghabiskan banyak waktu di kompetisi sepak bola Inggris.

Pada awalnya, Guthrie sempat menimba ilmu bersama tim junior Manchester United pada 2000 hingga 2002. 

Gelandang kelahiran 18 April 1987 itu kemudian berpindah untuk bermain bersama tim muda Liverpool selama 2002 hingga 2005.

Baca Juga: Dibeli Pangeran Arab Saudi, Newcastle United Jadi Buah Bibir

Pada tahun 2005, pemain kelahiran Shrewsbury, Inggris, ini akhirnya mendapat kesempatan promosi ke tim utama Liverpool.

Sayangnya, Guthrie gagal bersaing untuk mendapatkan menit bermain. Ia lantas berulang kali menjalani masa peminjaman, baik itu bersama Southampton maupun Bolton Wanderers.

Setelah kontraknya bersama The Reds berakhir, Guthrie memutuskan untuk bergabung dengan Newcastle United.

Baca Juga: Resmi Diakuisisi Pangeran Arab, Newcastle United Jadi Klub Terkaya di Dunia

Saat itu, penampilan impresif Guthrie bersama Bolton Wanderes membuat pelatih anyar Newcastle, Kevin Keegan, tertarik untuk menggunakan jasanya.

Kabarnya, Newcastle saat itu harus mengeluarkan biaya transfer sebesar 2,5 juta pounds untuk mendatangkan Guthrie dari Bolton.

Guthrie sempat mencatatkan penampilan reguler bersama Newcastle saat masih berkompetisi di divisi Championship.
Namun, ketika Newcastle sukses promosi ke kasta utama, atau Liga Primer Inggris, Guthrie kembali tersisih dari skuad utama.

Meskipun demikian, Newcastle juga menjadi klub terlama yang diperkuat Guthrie. Setidaknya, ia telah mencatatkan penampilan sebanyak 104 kali bersama The Magpies.

Pemain yang sempat mencatatkan menit bermain bersama timnas Inggris U-16 ini akhirnya mengakhiri kebersamaan dengan Newcastle pada 2015.

Setelah itu, dia mulai berpindah-pindah klub untuk bermain bersama Reading, Fulham (pinjaman), hingga Blackburn Rovers.

Kemudian pada tahun 2018, pemain yang kini telah berusia 34 tahun itu diresmikan oleh klub kontestan Liga 1, yaitu Mitra Kukar.

Klub berjulukan Naga Mekes ini mengumumkan perekrutan Guthrie pada 4 Januari 2018. Dia direkrut untuk membantu Mitra Kukar bersaing di Liga 1 2018.

Namun demikian, ia tak mencatatkan karier yang panjang bersama klub asal Kalimantan itu. Sebab, pada akhir musim, Guthrie dilepas oleh pihak manajemen.

Saat itu, Guthrie tercatat sebagai pemain Fram Reyjavic, sebuah klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Islandia.

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak