Gus Miftah: PSS Harus Bertahan di Sleman Apapun Keadaannya

Gus Miftah minta suporter bersabar.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Rabu, 06 Oktober 2021 | 09:21 WIB
PSS Sleman. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

PSS Sleman. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Bolatimes.com - Pendakwah kondang sekaligus Komisaris PT PSS Gus Miftah angkat bicara terkait konflik antara suporter dan manajemen PSS Sleman.

Termasuk soal wacana pindah homebase yang sempat menjadi buah bibir seusai suporter PSS Sleman menuntut Dejan Antonic mundur.

Gus Miftah secara gamblang menolak jika PSS Sleman pindah homebase. Apalagi pindah keluar Bumi Sembada.

Baca Juga: AHHA PS Pati Kalah Lagi, Begini Reaksi Tak Terduga Kaesang

"Saya juga kemarin disambati bagaimana kemudian wacana pindah homebase, kalau itu jelas saya tolak. Karena tentunya tidak sesuai dengan historinya Sleman," terang Gus Miftah aat dihubungi awak media, Selasa (5/10/2021).

Menurut Gus Miftah, kompetisi Liga 1 2021-2022 yang dijalani PSS masih panjang. Diperlukan kesabaran untuk bisa memberikan kesempatan yang ada agar kembali bangkit.

Namun yang dapat dipastikan adalah PSS tidak akan memindah homebasenya di luar Sleman. Disampaikan Gus Miftah, wacana itu terlontar hanya dari kemarahan sesaat satu orang saja.

Baca Juga: Potret Terbaru Kimmy Jayanti, Dipuji hingga Disebut Mirip Gigi Hadid

"Saya pikir yang poinnya adalah PSS harus bertahan di Sleman apapun keadaannya," tuturnya.

Gus Miftah menilai aspirasi yang disampaikan oleh suporter PSS Sleman wajar. Namun, ia meminta bersabar.

"Saya memahami usulan ataupun bentuk kreativitas para suporter bahwa memang kita mengakui tim ini juga belum seperti yang kita harapkan. Artinya usulan-usulan dari suporter ya sah-sah saja," kata Gus Miftah.

Baca Juga: Nggak Manja, Rafathar Kerap Nongkrong di Garasi dan Tidur Pakai Kasur Tipis

Pria yang memiliki nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu meminta kesabaran para suporter tim berjuluk Super Elang Jawa itu. Ia menilai kondisi saat ini adalah bagian dari proses yang perlu dilalui.

"Tapi juga kemudian manajemen kita kasih waktu untuk berproses. Toh yang mengalami keadaan seperti kita itu tidak hanya PSS tapi juga banyak klub di Indonesia," ujarnya.

Gus Miftah yang saat ini juga menjabat sebagai penasihat di klub PSG Pati FC tersebut mengakui bahwa kondisinya tidak jauh berbeda dengan PSS sekarang. Hal yang terpenting yakni tetap diperlukan upaya yang besar untuk bangkit memperbaiki tim.

Baca Juga: Bos Idaman, 4 Aksi Raffi Ahmad Manjakan Karyawan seperti Keluarga

"Namanya kompetisi kalah menang biasa. Cuma memang harus ada iktikad untuk mengubah tim ini menjadi lebih baik," ucapnya.

Terakhir, Gus Miftah hanya meminta para suporter PSS untuk bisa bersama-sama terus mendukung tim kebanggaan masyarakat Sleman itu. Ia merangkul semua golongan suporter agar bisa terus menyatukan satu suara dukungan.

"Jadi saya pesen untuk temen-temen Sleman Fans, BCS ataupun Slemania yuk kita sama-sama suport tim ini dan yang jelas tim ini tidak akan meninggalkan Sleman," tandasnya.

(SuaraJogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak