Bagian dari Strategi, Ketum PSSI Anggap Vietnam Sengaja Cederai Evan Dimas

Evan Dimas dicederai oleh Doan Van Hau dalam pertandinan final SEA Games 2019.

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Rabu, 11 Desember 2019 | 12:00 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Bolatimes.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, turut buka suara mengenai cedera Evan Dimas dalam pertandingan Timnas Indonesia U-22 versus Vietnam pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12/2019).

Seperti diketahui, Evan Dimas hanya mampu bermain selama 19 menit dalam pertandingan tersebut. Ia terpaksa istirahat lebih cepat karena mengalami cedera engkel usai diinjak pemain Vietnam, Doan Van Hau.

Menurut Iwan Bule, Vietnam memang sengaja mencederai Evan Dimas. Ia menilai tindakan itu sebagai bagian dari strategi mereka agar mampu mengalahkan Indonesia.

Baca Juga: Gara-gara 'Bocah' 17 Tahun, Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions

"Mereka (Vietnam) bermain taktis. Baru menit awal mereka sudah cederai Evan Dimas, memang itu yang jadi strategi mereka," klaim Iriawan seperti dikutip dari laman resmi PSSI. 

Selepas Evan Dimas keluar, permainan Garuda Muda memang berubah. Dari  semula mampu menguasai lini tengah dan terus memberikan tekanan, justru berbalik.

Indonesia kesulitan membangun serangan dan akhirnya kebobolan tiga gol melalui brace Doan Van Hau dan satu go tambahan dari kapten Hung Dung.

Baca Juga: Sadis! Napoli Resmi Pecat Carlo Ancelotti usai Bantai RC Genk 4-0

Meski demikian, Iwan Bule itu meminta pemain untuk tidak berkecil hati. Pasalnya, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sudah berusaha keras memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia. 

"Pemain jangan kecil hati, mereka sudah kasih yang terbaik," puji mantan Kapolda Metro Jaya itu. 

Kegagalan mendulang medali emas dari cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 membuat Indonesia kembali harus bersabar. Ya, terakhir kali Indonesia meraih emas di pentas SEA Games adalah pada edisi 1991 silam.

Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Champions Semalam, Liverpool dan Napoli ke 16 Besar

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak