Persebaya Enggan Main Bertahan Lawan Madura United

Persebaya hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke partai final Piala Presiden 2019.

Sabtu, 06 April 2019 | 17:45 WIB
Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman. bersama Muhammad Hidayat dalam sesi jumpa pers pada Jumat (5/4/2019).(Dok. Persebaya.id)

Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman. bersama Muhammad Hidayat dalam sesi jumpa pers pada Jumat (5/4/2019).(Dok. Persebaya.id)

Bolatimes.com - Persebaya Surabaya akan menghadapi Madura United pada leg kedua babak semifinal Piala Presiden Presiden 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (6/4/2019) malam WIB. Skuat Bajol Ijo memiliki modal berharga untuk lolos ke partai final.

Persebaya berhasil meraih kemenengan 1-0 pada pertemuan pertama melawan Madura United. Sehingga, Osvaldo Haay dan kolega hanya perlu bermain imbang untuk menyusul Arema FC yang telah dipastikan melaju ke partai puncak.

Namun, pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman, memastikan anak asuhnya tidak akan bermain bertahan di kandang lawan. Ia merasa strategi itu justru memberi peluang bagi Aleksandar Rakic dan kolega untuk mencetak gol.

Baca Juga: PSIM Jogja Resmi Ikat Raphael Maitimo Selama Dua Musim

"Dengan kemenangan (1-0) di leg pertama, Persebaya belum aman untuk melangkah ke babak final. Namun, kami bertekad ingin melaju ke final. Pertandingan di sini akan berat dan kami akan berusaha untuk bisa unggul di sini," kata Djajang Nurjaman di laman resmi klub.

"Kami akan minta pemain untuk lebih fokus dan disiplin. Tuan rumah, kita tahu hanya tidak bisa memainkan Asep Berlian. Tetapi masih ada Dane (Milovanovi) dan lainnya, semua pemain Madura United perlu kami waspadai," imbuh eks pelatih Persib Bandung tersebut.

Pada pertandingan nanti, Persebaya membawa 20 nama pemain. Hanya saja, pelatih yang akrab disapa Djanur itu tidak bisa memainkan Ruben Sanadi karena mengalami cedera lutut.

Baca Juga: Terungkap, Zinedine Zidane Ternyata Sudah Pantau Eden Hazard Sejak Lama

Sementara itu, tim tuan rumah tidak memiliki kendala berarti dalam persiapan pertandingan melawan Persebaya. Satu-satunya masalah Laskar Sappe Kerrab adalah absennya Asep Berlian karena akumulasi kartu.

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Ultras Garuda peringatkan Patrick Kluivert

bolaindonesia | 18:25 WIB

Shin Tae-yong menitip pesan untuk Nova Arianto

bolaindonesia | 11:03 WIB

Inilah deretan komentar legendaris Shin Tae-yong selama lima tahun melatih Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:56 WIB

Mitchel Bakker bermain di Lille yang berkompetisi di Liga Champions

bolaindonesia | 11:22 WIB

Impian terbesar seluruh pecinta sepak bola Indonesia

bolaindonesia | 12:35 WIB

Marselino Ferdinan meminta maaf dan tidak ingin menyalahkan siapapun

bolaindonesia | 22:24 WIB

Malaysia resmi menunjuk Peter Cklamovski sebagai pelatih baru

bolaindonesia | 20:44 WIB

Jika menang, maka Timnas Indonesia akan lolos ke semifinal Piala AFF 2024

bolaindonesia | 23:30 WIB

Kelakuan pemain Myanmar bikin petinggi PSSI geram

bolaindonesia | 14:15 WIB

Timnas Indonesia memainkan delapan pemain debutan saat mengalahkan Myanmar

bolaindonesia | 16:02 WIB

"Sold out! Alhamdulillah tiket untuk pertandingan kandang Indonesia melawan Laos dan Filipina di ASEAN Championships 2024 sudah terjual habis,"

bolaindonesia | 16:02 WIB

Apakah skuat muda Timnas Indonesia mampu mengalahkan Myanmar?

bolaindonesia | 15:58 WIB

Satoru Mochizuki ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya

bolaindonesia | 18:39 WIB

Menurut Mochizuki, final Piala AFF Putri 2024 bukan pertandingan mudah.

bolaindonesia | 12:13 WIB

Skuad asuhan Bojan Hodak mengakhiri turnamen sebagai juru kunci dan hanya meraih lima poin dari enam laga.

bolaindonesia | 23:23 WIB

Di Kejuaraan ASEAN 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

bolaindonesia | 17:57 WIB

Arkhan Kaka membalas cibiran netizen dengan kontribusi gol

bolaindonesia | 15:02 WIB

Menurut Hilgers, ada perbedaan besar yang ia rasakan saat bermain di Liga Europa bersama dengan FC Twente dibanding membela Timnas Indonesia

bolaindonesia | 16:50 WIB
Tampilkan lebih banyak